ABOUT MEN > FIT MEN
PROSTAT - GEJALA, PENYEBAB, DAN PENCEGAHANNYA
02 Nov 2012

Menurut wikipedia, Prostat adalah kelenjar eksokrin pada sistem reproduksi binatang menyusui jantan. Prostat merupakan organ penting pada sistem reproduksi pada laki-laki. Prostat terletak pada bagian perut bawah, yaitu di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kemih.




Prostat berfungsi untuk memproduksi enzim air mani dan melarutkan sperma yang dihasilkan oleh testis yang terletak dalam kantung zakar agar sperma tetap sehat.

 

Salah satu penyakit prostat yang dialami pria adalah pembesaran prostat. Penyakit ini umumnya dialami pria berumur matang dan jarang ditemukan pada pria sebelum usia 40.

 

Pembesaran terjadi di bagian tengah dari kelenjar prostat yang mengelilingi saluran kencing (uretra). Pembesaran kelenjar prostat yang berkelanjutan dapat mengarah ke tahap yang lebih serius sampai ke kanker prostat.

 

 

Apa saja gejalanya?

 

Berikut adalah gejala yang biasanya timbul pada penderita prostat:

 

1. Rasa nyeri di bagian bawah perut terutama bila menahan kencing disertai keluarnya keringat dingin. Pada kasus tertentu rasa nyeri atau terbakar, bahkan bisa mengeluarkan darah saat kencing.

 

2. Sulit untuk memulai kencing, biasanya harus mengejan terlebih dahulu.

 

3. Aliran seni kurang lancer dan tidak tuntas.

 

4. Meningkatnya frekuensi buang air kecil. Dalam sehari semalam bisa 10-20 kali buang air kecil.

 

5. Demam, berat badan merosot drastis. Gejala ini biasanya muncul setelah gangguan pada prostat semakin memburuk dan berkembang menjadi radang prostat (prostatis).

 

Gejala yang muncul harus diatasi sedini mungkin. Jika tidak, bisa berkelanjutan pada peradangan dan beresiko menjadi kanker prostat.

 

 

Apa penyebab pembesaran prostat itu?


1. Faktor hormonal. Pembesaran prostat pada pria yang lebih tua diduga berkaitan dengan perubahan hormonal yang terkait penuaan. Peningkatan hormon dihidrotestosteron / DHT serta berkurangnya fungsi penguraian menyebabkan ukuran kelenjar prostat akan terus bertambah.

 

2. Duduk berjam-jam di belakang meja dapat meningkatkan risiko terkena gangguan prostat. Hal tersebut didasarkan kesimpulan penelitian Tim peneliti the University of Athens yang mengungkap bahwa pria yang bekerja sebagai pegawai, guru, atau pekerja kantoran berisiko lebih tinggi daripada  mereka yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan berdiri atau bergerak ke sana kemari seperti buruh pabrik, tukang pos, tukang cukur dan tukang roti.

 

3. Kurangnya asupan mineral zinc. Hal itu dingkap Dr. Handrawan Nadesul dalam bukunya "Kiat Sehat Pranikah". Kekurangan zinc membuat pria mengalami pembengkakan prostat. Zinc membantu pertumbuhan manusia dan meningkatkan imunitas. Tanpa zinc, ratusan enzim dalam tubuh tidak bisa berfungsi.

 


Bagaimana cara pencegahannya?

 

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah gangguan prostate:

 

1. Menjalankan pola hidup sehat. Cara yang paling sederhana adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan yang penting bagi prostate, seperti tomat, avokad, dan kacang-kacangan.

 

2. Cukupi kebutuhan lemak esensial. Asam lemak omega 3, dan mineral zinc dapat mengurangi gejala gangguan prostat. Makanan yang kaya akan katekin terutama epigalokatekin galat, selenium, sulforafan, dan vitamin C mendorong kemampuan sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya itu, zat-zat tersebut juga menghilangkan racun pencetus kanker (karsinogenik) serta meningkatkan pembentukan enzim penumpas sel tumor dan kanker, termasuk kanker prostat.

 

3. Perbanyak konsumsi kubis-kubisan. Beberapa hasil penelitian menyebutkan, pria yang sering mengonsumsi kubis-kubisan kurang berisiko mendapatkan gangguan prostat.

 

4. Rajin berolahraga, aktif bergerak. European Journal of Cancer Prevention itu juga mengungkapkan bahwa pria yang setiap hari bekerja menetap di dalam kantor dapat berisiko 30 persen lebih tinggi terkena kanker prostat dan 40 persen lebih tinggi dapat mengalami kondisi nonkanker yang disebut benign prostatic hyperflasia (BPH).

 

5. Periksakan kesehatan prostat secara rutin ke dokter. Ini untuk mengantisipasi munculnya gangguan pada prostat.

 

 

Semoga bermanfaat J

 

-EP-

Dirangkum dari berbagai sumber.


OTHER ARTICLE
btn_fb
btn_twitter

lula-konsultasi

adv-konsultasi-jerry